../blog/of/rADHIoflyer

Icon

adhi says on this blog

Dasar ADSL

Beberapa tahun yang lalu mungkin kita masih harus datang ke warnet hanya untuk mengakses internet, atau betah berlama-lama dikantor pengalaman pribadi pas masih boedjang. tapi bersyukurlah dengan teknologi broadband internet yang ada sekarang dan banyaknya operator yang menyediakan layanan tersebut, hingga akhirnya kita bisa terhubung dengan Internet kapanpun kita ingin. Salah satu layanan Broadband Internet yang terkenal di Indonesia adalah layanan dengan menggunakan teknologi ADSL. Seperti apa ADSL tersebut, saya akan coba share sedikit pengetahuan dasar ADSL disini.

dasar-adsl

dasar ADSL

Asymmetric digital subscriber line (ADSL) adalah salah satu jenis  DSL, teknologi komunikasi data yang memungkinkan transmisi data  lebih cepat melalui kabel telepon tembaga. Transmisi data berkecapatan tinggi tersebut memanfaatkan frekuensi yang tidak digunakan oleh suara telepon. dengan menggunakan sebuah splitter, memungkinkan sebuah sambungan telepon digunakan untuk layanan internet ADSL dan panggilan suara pada saat yang sama. ADSL dapat umumnya hanya dapat didistribusikan melalui jarak pendek dari ISP, biasanya kurang dari 4 km , dengan batas maksimal 8 kilometer dengan catatan menggunakan kabel dengan diameter yang besar dan kualitas yang bagus.

Karakteristik yang membedakan ADSL dengan jenis DSL yang lain adalah volume aliran data yang lebih besar dalam satu arah daripada yang lain, atau biasa disebut asimetris (Asymmetric). ISP biasanya memasarkan ADSL sebagai layanan bagi konsumen untuk terhubung ke Internet dalam modus yang relatif pasif: Aliran data terbesar yang digunakan oleh konsumen adalah dari internet ke arah konsumen, aliran ini biasa disebut “Download” atau “Downstream”, sementara untuk arah sebaliknya konsumen pada segmen pemasaran ADSL tidak terlalu membutuhkannya

Saat ini, sebagian besar komunikasi ADSL adalah  full-duplex. Full-duplex komunikasi ADSL biasanya digunakan pada sepasang kawat oleh frekuensi-Division Duplex (FDD), membatalkan echo-duplex (ECD), atau time-division duplexing (TDD). FDD menggunakan dua frekuensi terpisah, disebut sebagai Upstream dan Downstream. Upstream digunakan untuk komunikasi dari Konsumen ke ISP. sedangkan Downstream digunakan untuk berkomunikasi dari ISP ke konsumen. Berdasarkan  standar ADSL (Annex A), Frekuensi 25,875 kHz untuk 138 kHz ini digunakan untuk Upstream, sementara 138 kHz – 1104 kHz digunakan untuk Downstream.

ADSL awalnya menggunakan 2 Jenis Modulasi  (mirip dengan VDSL), yaitu CAP dan DMT. CAP adalah standar de facto untuk ADSL  hingga 1996, digunakan hampir 90 persen di jaringan ADSL pada saat itu. Namun, lalu muncul jenis modulasi lain yaitu DMT yang sesuai dengan ADSL ITU-T standar, G.992.1 dan G.992.2 (juga disebut G.dmt dan G.lite). Belakangan ini kahirnya seluruh jaringan ADSL modern menggunakan skema modulasi DMT.

Standart ADSL

Version Standard name Common name Downstream rate Upstream rate Approved in
ADSL ANSI T1.413-1998 Issue 2 ADSL 8 Mbps 1 Mbps 1998
ITU G.992.1 ADSL (G.DMT) 12 Mbps 1.3 Mbps 1999-07
ITU G.992.1 Annex A ADSL over POTS 12 Mbps 1.3 Mbps 2001
ITU G.992.1 Annex B ADSL over ISDN 12 Mbps 1.8 Mbps 2005
ITU G.992.2 ADSL Lite (G.Lite) 1.5 Mbps 0.5 Mbps 1999-07
ADSL2 ITU G.992.3 ADSL2 12 Mbps 1.0 Mbps 2002-07
ITU G.992.3 Annex J ADSL2 12 Mbps 3.5 Mbps
ITU G.992.3 Annex L RE-ADSL2 5 Mbps 0.8 Mbps
ITU G.992.4 splitterless ADSL2 1.5 Mbps 0.5 Mbps 2002-07
ADSL2+ ITU G.992.5 ADSL2+ 24 Mbps 1.0 Mbps 2003-05
ITU G.992.5 Annex M ADSL2+M 24 Mbps 3.5 Mbps 2008

Incoming search terms for the article:

Share

Category: Techno

Tagged: , , , , , , , , , ,

4 Responses

  1. Jaka says:

    Bisa banyak beleajar nih disini :)

  2. Adhi says:

    Monggo mas Jaka….. silahkan sharing bareng-bareng disini :)

  3. Ifa says:

    @Adhi : jaka itu adek kelasmu lho.. dia angkatan 8..

  4. adhi says:

    @ mbak ifa : iya mbak itu Si jeck yang drumer grunge hehehehehehe inget lah masa lupa sama si Jeck hehehehehe

Leave a Reply

t2s8eg

Outlined Project

How rock are you