Belajar Cepat Perintah Bash di Linux

bash-script

Belajar Cepat Perintah Bash di Linux

Dengan adanya posting ini mudah-mudahan membantu banyak orang terutama yang baru belajar perintah dasar Bash di Unix/Linux. Bourne-Again shell lebih sering disebut dengan bash. Bash ini salah program dalam GNU Project yang menjadi shell yang paling banyak digunakan pada lingkungan *NIX. Bourne-Again shell merupakan pengembangan dari Bourne shell. Namanya diambil dari penciptanya, yakni Stephen Bourne. bash sendiri kemudian dikembangkan Brian Fox. Saat ini, bash menjadi script primer pada sistem Linux dan telah disertakan pula di Mac OS X Tiger.

Beberapa perintah dasar dari bash antara lain :

mkdir – Make a directory

cd ? / cd : Change dir – Merubah / pindah direktori tempat kita bekerja kembali ke home direktori
cd path/of/the/dir/u/want/to/go : pindah direktori tempat kita bekerja ke sebuah direktori lain
cd .. : pindah direktori induk

 

rm – remove

rm foo : menghapus file “foo”
rm -r foo : menghapus direktori “foo”
rm -f : menghapus tanpa konfirmasi (force)

 

mv – move / rename

mv foo foo1 : merubah nama file “foo” menjadi “foo1”
mv foo direktori/baru : memindah file “foo” ke direktori baru
mv foo direktori/baru/foo1 : memindah file “foo” ke direktori baru dengan nama “foo1”
mv -f : memindah tanpa konfirmasi jika menimpa file yang sudah ada

 

cp – copy

cp foo foo1 : duplikasi file “foo” menjadi pada direktori yang sama
cp foo direktori/baru : duplikasi file “foo” pada direktori yang baru
cp foo direktori/baru/foo1 : duplikasi file “foo” pada direktori yang baru dengan nama “foo1”
cp -f : duplikasi tanpa konfirmasi jika menimpa file yang sudah ada

 

ls – list file

ls : menampilkan isi direktori saat ini
ls -l : menampilkan isi direktori saat ini secara detil
ls -a : menampilkan file tersembunyi direktori saat ini
ls direktori/lain : menampilkan isi direktori lain
ls foo : mengecek apakah ada file dengan nama “foo” pada direktori ini

 

more / cat / tail – display content file

more foo : menampilkan isi file “foo” bit per bit
cat foo : menampilkan isi file “foo” secara keseluruhan dalam satu waktu
tail foo : menampilkan 10 baris terakhir dari file “foo”
tail -n 20 foo : menampilkan 20 baris terakhir dari file “foo”
tail -f foo : menampilkan 10 baris terakhir dari file “foo” setiap kali file tersebut terupdate

 

> < | – operators

cat foo > foo1 : redirect isi file “foo” menjadi file baru bernama “foo1”, jika nama file baru foo1 sudah ada sebelumnya maka akan di timpa
cat foo >> foo1 : menambahkan output dari “foo” ke file baru bernama “foo1”
command < foo : redirect “foo” ke dalam sebuah command, misalnya dalam sebuah program
grep string | more : menggunakan output dari “grep” menjadi sebuah input pada perintah “more”

 

? * – wildcards

rm -rf * : menghapus seluruh file dan direktori di dalam direktori tempat kita bekerja
mv foo* /direktori/baru : memindah semua file yang memiliki nama file berawalan “foo” ke direktori baru
rm -f foo_00?.com : menghapus semua file yang berawalan “foo_00”