Feb 6, 2010
Jakarta bukan Big Apple
Jakarta…Metropolitan…Jakarta….dulu kukira mirip dengan si Big Apple alias New York, kota yang enggak pernah tidur “The City Never Sleep”…ternyata…
Upgrade Firmware artinya harus down lama dulu, artinya juga harus after office hours, dan yang saya maksud saya harus kerja overtime untuk itu
, yo wis lah apa mau dikata namanya juga tugas. Start Jam setengah 7 setelah melahap sepotong Croissant dan secangkir Kopi instan.
klak-klik……,
sat-set………,
krang-kring……,
pang-ping……., akhirnya selesai juga proses upgrade firmwarenya, dan jam tangan menunjukkan pukul 3.45 am, waw waktu yang lama untuk sekedar upgrade 5 module MSAN. enggak sih sebenernya jam 9 juga udah selesai upgrade modul POTS nya, tapi setelahnya saya harus setting ulang sebuah port ADSL untuk Up/Down guarantee 1 Mbps. Ini yang bikin driver yang nemenin saya harus pulang dulu, Alhasil saya harus pulang sendiri naik taksi.
Untungnya di lokasi ini gak gersang taksi, ya maklum lah di Rasuna Epicentrum gitu. Tapi asli seumur-umur di Ibukota baru sekali ini saya naik taksi dari depan Hotel hampir jam 4 pagi
, biasanya sampe dikantor/ di rumah di anterin driver. Keluar dari pelataran Hotel Aston rasuna menyelusuri kawasan Rasuna Epicentrum, keluar menuju Kuningan, Jadi teringat kawasan Temasek Blvd di Singapore, mirip banget. Apalagi pas jam segitu, jadi inget pas Instalasi di Singapore, Jalanan lengang gak padet, gak sumpek, gak banyak polusi.
Selesai? belum, Taksi pun menyelusuri jalanan Kuningan menuju ke arah Tendean untuk mengantarku pulang ke kantor. Dan ternyata jalanannya kosong, lirik sedikit ke speedometer di depan sopir taksi “Tembus 100 cuy” dari kuningan sampai Bangka gak sampe sepuluh menit, taksi itu begitu leluasa, drivernya pun nyetirnya model driver taksi di Singapore..nah lalu apa hubungannya sama The Big Apple? ya ada karena dulu saya mengira jakarta itu seperti itu, Jakarta gak pernah mati dari aktifitas di malam hari, asumsi saya jalanannya pun pastinya masih ramai. Tapi asumsi saya patah malam itu, Jakarta tidur malam itu, Jakarta beristirahat malam itu….
Coba Jakarta siang hari juga seperti itu…..”Bangkrut pak Jakarta” kata sopir taksi ketika aku menghayal seperti itu…….Hoahhhhh ngantuknya belum ilang sampe sekarang…





Recent Comments